Taqwa Membuahkan Furqan

 


Misi penciptaan manusia oleh Allah سبحانه و تعالى ke muka bumi ialah untuk beribadah kepada Allah سبحانه و تعالى semata. Perkara ini harus difahami dan dihayati oleh setiap hamba Allah yang mengaku beriman. Alangkah naifnya bila ada seorang manusia yang berhasil meraih aneka keberhasilan duniawi namun ia tidak memahami bahwa misi hidupnya adalah pengabdian kepada Rabb Pencipta jagat raya yang sejatinya telah mengizinkan dirinya meraih berbagai keberhasilan itu
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi (beribadah) kepada-Ku." (QS. Adz-Dzaariyat [51] : 56)
Selanjutnya, Allah سبحانه و تعالى menjelaskan bahwa segenap bentuk pengabdian atau ibadah yang dilakukan manusia di dunia hendaklah ditujukan dalam rangka menggapai taqwa kepada Allah سبحانه و تعالى .
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
"Hai manusia, ber-ibadahlah (sembahlah) Rabbmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah [2] : 21)
Demikian pula halnya dengan syariat ibadah syiam (berpuasa). Allah سبحانه و تعالى telah mewajibkan orang beriman mengerjakan puasa agar meraih taqwa kepada Allah سبحانه و تعالى .
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah [2] : 183)
Taqwa kepada Allah سبحانه و تعالى merupakan perkara yang sedemikian pentingnya, sehingga tidak ada seorangpun khotib jum’at menyampaikan khutbahnya kecuali mesti mengandung nasihat taqwa kepada jama’ah sholat jum’at. Selanjutnya biasanya sang khatib mengutip ayat Al-Qur’an berikut ini:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." (QS. Ali Imran [3] : 102)
Bila Allah سبحانه و تعالى memerintahkan orang beriman agar bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa, berarti ada pula sebagian orang yang mengaku beriman tidak mencapai taqwa yang sebenar-benarnya alias taqwa yang tidak sebagaimana dikehendaki Allah سبحانه و تعالى . Bagaimanakah taqwa yang sebenar-benarnya taqwa itu? Apakah indikatornya?
Ternyata di dalam Al-Qur’an kita jumpai ayat yang menjelaskan bahwa orang yang bertaqwa kepada Allah سبحانه و تعالى niscaya akan memperoleh furqan.
يا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إن تَتَّقُواْ اللّهَ يَجْعَل لَّكُمْ فُرْقَاناً وَيُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
"Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan . Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." (QS. Al-Anfaal [8] : 29)
Seorang Muttaqin diberikan Allah سبحانه و تعالى karunia besar berupa “furqan” (kemampuan membedakan antara al-haq/kebenaran dengan al-bathil/kebatilan). Seorang muttaqin tidak mudah hanyut mengikuti arus kebanyakan manusia yang sudah terbiasa mencampur-adukkan keduanya. Jelas ini merupakan buah taqwa yang sangat penting dan mendasar. Inilah di antara indikasi utama seseorang tidak sekedar bertaqwa kepada Allah سبحانه و تعالى tetapi bahkan mencapai sebenar-benarnya taqwa. Dan Allah سبحانه و تعالى melarang keras manusia mencampuradukkan antara al-haq dengan al-bathil.
وَلاَ تَلْبِسُواْ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُواْ الْحَقَّ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ
"Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui." (QS. Al-Baqarah [2] : 42)
Bila seseorang, apalagi suatu masyarakat, sudah terbiasa mencampuradukkan antara al-haq dengan al-bathil, maka masyarakat itu bakal mengorbankan al-haq dan memenangkan al-bathil. Penulis sangat khawatir bahwa gejala inilah yang telah mendominasi masyarakat kita, sehingga tidak ada satu kasuspun yang terjadi di negeri ini kecuali penyelesaiannya tidak sampai menyentuh akar masalahnya. Mengapa? Karena sebagian besar fihak yang bertanggung-jawab sudah “tahu sama tahu” bahwa mereka semua terlibat di dalam menyembunyikan al-haq. Maka dalam masyaratkat seperti itu selalu saja yang keluar sebagai “pemenang” adalah al-bathil. Itulah yang Allah سبحانه و تعالى sebutkan di dalam ayat di atas. Bahwa jika manusia mengabaikan larangan mencampuradukkan al-haq dengan al-bathil pasti mereka bakal menyembunyikan al-haq. Dan di lain sisi mereka bakal “memenangkan” al-bathil. Dan itu berarti bahwa mayoritas manusia yang mengaku beriman di dalam masyarakat tersebut belum mencapai taqwa kepada Allah سبحانه و تعالى dengan sebenar-benarnya taqwa...! Sebab terbukti bahwa ketaqwaan yang mereka miliki tidak sampai menghasilkan furqan.
Lalu bagaimanakah kita dapat membedakan antara al-haq dengan al-bathil itu? Adakah tolok ukur yang jelas bahwa seseorang telah meraih taqwa yang menghasilkan furqan atau kemampuan membedakan antara al-haq/kebenaran dengan al-bathil/kebatilan? Apalagi kita yang hidup di era modern ini dimana fitnah telah begitu merajalela, sanggupkah kita tetap melihat bahwa yang benar itu adalah benar dan yang batil itu adalah batil? Padahal seruan dan ajakan yang berkumandang dewasa ini sedemikian banyak dan beraneka-macamnya. Kita kenal adanya seruan kepada Islam, kapitalisme, komunisme, liberalisme, sosialisme, pluralisme, humanisme, sekularisme, hedonisme, pragmatisme, ateisme, demokrasi, nasionalisme dan lain-lainnya.
Kalau kita merujuk kepada ucapan Allah سبحانه و تعالى di dalam Kitabullah Al-Qur’an, ternyata betapapun banyak dan beraneka-ragamnya seruan di tengah dunia modern penuh fitnah dewasa ini, pada akhirnya Allah سبحانه و تعالى menerangkan bahwa pada hakikatnya hanya ada dua seruan saja: ajakan kepada al-haq/kebenaran dan ajakan kepada al-bathil/kebatilan. Tidak ada bentuk ajakan selain kedua jenis tersebut.
ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ
"Kuasa Allah, yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah Al-Haq (kebenaran) dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah Al-Bathil (kebatilan), dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar." (QS. Al-Hajj [22] : 62)
Berdasarkan ayat di atas berarti tolok-ukur perkara furqan ini menjadi sangat sederhana. Barangsiapa mengajak kepada Allah سبحانه و تعالى berarti ia mengajak kepada al-haq/kebenaran. Dan barangsiapa mengajak kepada selain Allah سبحانه و تعالى berarti ia sedang mengajak manusia kepada al-bathil/kebatilan.
Artinya, bilamana ada seseorang atau suatu kelompok, golongan atau partai mengaku dirinya sebagai “pembela kebenaran”, maka kita tinggal minta mereka menjelaskan: apa sih yang anda maksud dengan kebenaran? Jika penjelasannya panjang lebar, berputar-putar dan menggunakan berbagai istilah dan uraian canggih namun pada intinya tidak secara tegas dan jelas menyatakan bahwa kebenaran yang dibela adalah Allah سبحانه و تعالى dan segala yang terkait dengan Allah سبحانه و تعالى (yakni nilai-nilai Ilahi, dien Allah, aturan Allah serta hukum Allah) berarti orang dan kelompok tersebut berdusta. Mereka sesungguhnya tidak membela al-haq/kebenaran. Sebab jelas sekali Allah berfirman bahwa “Kuasa Allah, yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah Al-Haq (kebenaran)...” Dan sebaliknya Allah سبحانه و تعالى menyatakan bahwa: “...dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah Al-Bathil (kebatilan)...” Allah menghendaki agar setiap mukmin hanya dan hanya mengajak kepada kebenaran yang datangnya dari Allah Rabb semesta alam bukan selain daripada itu. Artinya, setiap "pejuang kebenaran" sejati hanya mengajak manusia ramai untuk menuju kepada Allah saja dan apa-apa yang berkaitan dengan Allah. Ia hanya mengajak manusia kepada dien Allah, nilai-nilai Allah dan hukum Allah, bukan yang selain daripada itu.
Dan perlu diketahui pula bahwa mampu membedakan antara al-haq dengan al-bathil merupakan perkara yang perlu ditindak-lanjuti lebih jauh lagi. Sebab faktanya ada orang yang sanggup membedakan antara kebenaran dengan kebatilan. Tetapi nyatanya ia tidak mau atau tidak sanggup berfihak kepadanya. Demikian pula, ada orang yang sudah tahu bahwa yang batil itu batil, tetapi ia tidak mau atau tidak sanggup meninggalkan/menjauhinya. Kepada “al-haq” itulah setiap mukmin memberikan wala’-nya (loyalitas) sebagai aplikasi kalimat istbat (peneguhan) “ill-Allah”. Dan kepada “al-bathil” atau “adh-dholal” (kesesatan) ia melakukan bara’ah-nya (pemutusan hubungan) sebagai aplikasi kalimat nafyi (penafian) “Laa ilaaha”.
Oleh karenanya doa yang kita panjatkan kepada Allah سبحانه و تعالى berbunyi:
اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه إنك سميع مجيب
"Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami bahwa yang benar itu adalah benar dan berilah kami kemampuan untuk mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami bahwa yang batil itu adalah batil dan berilah kami kemampuan untuk menjauhinya. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa."
Seorang Muttaqin tidak puas hanya dengan kemampuan melihat yang benar sebagai kebenaran. Tapi lebih jauh lagi ia memohon kepada Allah agar dirinya memiliki wala’ (loyalitas) untuk selalu berfihak kepadanya. Demikian pula, ia tidak puas hanya dengan kemampuan melihat yang batil sebagai kebatilan, tetapi ia memohon lebih lanjut agar dirinya senantiasa bara (berlepas diri/memutuskan hubungan) dengan al-bathil.
Sumber: http://www.eramuslim.com/suara-langit/undangan-surga/taqwa-membuahkan-furqan.htm

lagu yang selalu dimainkan sebelum aku tido….

 

 

 

aku selalu dengar lagu ini sebelum aku tidur…

dengar la dan hayati lah liriknya…..

Assalamualaikum…..

siapalah aku???

terfikir sejenak, merenung jauh ke hadapan, memikirkan diri ini, siapalah aku yang sebenarnya??? persoalan ini lah yang selalu bermain di minda aku…saban hari aku melihat akan diri aku sendiri, masih mencari siapakah aku yang sebenarnya….

susah bagi aku untuk huraikan ini semua, hanya Allah swt sahaja yang ketahui siapa aku yang sebenarnya…..yang pasti aku x sama seperti insan yang lain. hanya orang lain sahaja yang dapat menilai aku ni macamana, itu pun yang betul2 kenal dengan aku la, yang selalu bersama ngn aku setiap hari, hanya diorang sahaja yang tahu aku ni jenis macamana.

kenapa aku persoalkan ini semua, kerana aku masih lagi mencari identiti aku yang sebenar-benarnya………..

Mengapa Menyambut Maulidur Rasul ?

Mengapa Menyambut Maulidur Rasul ?
Dimasukkan oleh IbnuNafis
Label: Soal Jawab Perkara Khilafiyyah, Soal Jawab Untuk Faham

Jika ada mereka yang bertanyakan mengapa menyambut maulidul rasul. Maka jawapannya begini :

1. Dalil-dalil umum dari Al Quran yang dijadikan hujjah oleh Ulamak yang membenarkan :

فَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِهِۦ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَٱتَّبَعُواْ ٱلنُّورَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ مَعَهُ ۥۤ‌ۙ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ (١٥٧)

Maka orang-orang yang beriman kepadanya (Muhammad), dan memuliakannya, juga menolongnya, serta mengikut nur (cahaya) yang diturunkan kepadanya (Al-Quran), mereka itulah orang-orang yang berjaya.
(Surah al A’raf 157)

Di dalam ayat ini dengan tegas menyatakan bahawa orang yang memuliakan RasuluLlah sallaLlahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang beruntung. Merayakan maulid Nabi termasuk dalam rangka memuliakannya.

ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَيۡتُمُ ٱلزَّڪَوٰةَ وَءَامَنتُم بِرُسُلِى وَعَزَّرۡتُمُوهُمۡ وَأَقۡرَضۡتُمُ ٱللَّهَ قَرۡضًا حَسَنً۬ا لَّأُڪَفِّرَنَّ عَنكُمۡ سَيِّـَٔاتِكُمۡ وَلَأُدۡخِلَنَّڪُمۡ جَنَّـٰتٍ۬ تَجۡرِى مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ‌ۚ

Bahawa Aku adalah berserta kamu (memerhati segala-galanya). Demi sesungguhnya jika kamu dirikan sembahyang, serta kamu tunaikan zakat dan kamu beriman dengan segala Rasul (utusanKu) dan kamu muliakan mereka dan kamu pinjamkan Allah (dengan sedekah dan berbuat baik pada jalanNya) secara pinjaman yang baik (bukan kerana riak dan mencari keuntungan dunia), sudah tentu Aku akan ampunkan dosa-dosa kamu, dan Aku akan masukkan kamu ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai.
(Surah al Ma’idah ayat 12)

Erti “azzartumuhum” ialah “memuliakan mereka” (Tafsir Tabari, juz VI halaman 151) Orang yang memuliakan Nabi akan dimasukkan ke dalam syurga. Dan menyambut Maulid Nabi adalah dalam rangka memuliakan Nabi.

2. Saya ingin menyemaikan perasaan cinta kepada RasuluLlah sallaLlahu ‘alaihi wasallam. Di kala ramai orang yang kini semakin jauh dari perasaan cinta kepada baginda. Bukankah rasuluLlah bersabda begini :

“Belum sempurna iman seseorang dari kamu. kecuali aku lebih dikasihinya berbanding dengan keluarganya, dan hartanya dan manusia keseluruhannya.”
(Riwayat Muslim juz 11, hlm 15)

Ahh.. bukankah kita sendiri meraikan ulang tahun kelahiran sendiri ? Ibu dan ayah. Bahkan ada pula golongan yang meraikan kelahiran ‘mujaddid’ mereka sendiri ? Jika kita sendiri pun menyambut hari ulang tahun perkahwinan, hari lahir diri dan juga orang lain. Mengapa kita tidak menyambut hari kelahiran manusia agung yang pengutusannya ke muka bumi ini memberi rahmat kepada sekalian alam ?

Saidina Umar radiyaLlahu ‘anhu berkata kepada Nabi Muhammad sallaLlahu ‘alaihi wasallam :
“Engkau lebih aku cintai daripada segala sesuatu kecuali diriku sendiri”. Baginda sallaLlahu ‘alaihi wasallam berkata : “Tidak, wahai Umar. Sampai aku lebih kamu cintai daripada dirimu sendiri.” Saidina Umar radiyaLlahu ‘anhu berkata, “Demi Allah subahanahu wa ta’ala, engkau sekarang lebih aku cintai daripada diriku sendiri.” Baginda sallaLlahu ‘alaihi wasallam berkata, “Sekarang wahai Umar.”
(Hadith Riwayat Bukhari, Sohih Bukhari, vol 6 hlmn 2445)

3. Maulidul Rasul itu tidak pernah dibuat oleh RasuluLLah dan ia bid’ah sesat ?

Ada dalil umum bagaimana RasuluLlah sendiri pernah menyebut mengenai hari-hari kebesaran contohnya :

Bahawasanya Nabi Muhammad sallaLlahu ‘alaihi wasallam datang ke Madinah, maka Baginda sallaLLahu ‘alaihi wasallam mendapati di situ orang-orang Yahudi berpuasa pada Hari Asyura iaitu hari 10 Muharram, maka Nabi bertanya kepada orang Yahudi itu: Kenapa kamu berpuasa pada hari Asyura ?

Jawab mereka : ini adalah hari peringatan, pada hari serupa itu dikaramkan Fir’aun dan pada hari itu Musa dibebaskan, kami puasa kerana bersyukur kepada Tuhan. Maka RasuluLlah bersabda : Kami lebih patut menghormati Musa dibanding kamu”
(Hadith riwayat Imam Bukhari dan Muslim).

Banyak sebenarnya perkara yang tidak pernah dibuat oleh RasuluLlah tetapi dilakukan oleh sahabat dan para salafussoleh melalui ijtihad mereka dalam perkara ibadah contoh yang senaraikan oleh bekas Mufti Iraq iaitu Sheikh Abdul Malik Abdul Rahman as Sa’adi :

1. Nabi sallaLLahu ‘alaihi wasallam pernah menyamakan (qiyas) hukum menunaikan haji dan berpuasa untuk seorang yang telah mati dengan hutang terhadap hamba ALlah yang ia wajib tunaikan. (Fath al Bari, jld 4, m.s 64)

Walaupun ini tidak dianggap hukum yang telah ditetapkan oleh qiyas tetapi dengan nas, kerana RasuluLlah sallaLLahu ‘alaihi wasallam diberi kebenaran untuk mengeluarkan hukum, tetapi ini sebenarnya baginda telah membuka satu peluang atau laluan atau pintu kepada umatnya secara umum akan keharusan menggunakan qiyas. Terutama di dalam persoalan ibadah khusus kerana haji dan puasa adalah di antara bentuk ibadah.

2. Saidina Umar berpendapat bahawa tidak batal puasa seseorang yang berkucup dengan isterinya, kerana mengqiyaskan dengan berkumur-kumur ketika berpuasa. (Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dan al Baihaqi).

3. Dalam menetapkan satu miqad baru iaitu Zatu Irq bagi jemaah Haji atau Umrah yang datang dari sebelah Iraq, Saidina Umar mengqiyaskannya dengan tempat yang setentang dengannya iaitu Qarn al Manazil. Sedangkan RasuluLlah sallaLlahu ‘alaihi wasallam hanya menetapkan empat tempat sahaja sebagai miqat tetapi Saidina Umar menambah satu lagi iaitu Zatu Irq (menjadi lima). (Lihat al Mughni, jld 3, m.s 3 258 dan Fath al Bari m.s 389)

4. Saidina Uthman mewujudkan azan dua kali (pertama dan kedua) pada hari Jumaat diqiyaskan dengan azan 2 kali pada solat subuh dengan alasan bahawa azan yang pertama pada Solat Subuh disyariatkan pada zaman RasuluLLah sallaLLahu ‘alaihi wasallam untuk mengejutkan mereka yang sedang tidur, maka begitu juga azan yang pertama pada solat Jumaat untuk mengingatkan mereka yang sedang sibuk berniaga di pasar dan yang bekerja (Nailul al Authar : 3/322)

5. Jumhur ulama mengharuskan dua solat sunat yang bersebab pada waktu yang makruh diqiyaskan dengan solat sunat selepas Zohor yang diqadha’ oleh RasuluLLah sallaLLahu ‘alaihi wasallam selepas Solat Asar ( Lihat al Nawawi, Syarah sahih Muslim: 6/111)

6. Sebilangan besar pada ulama berpendapat, menyapu tangan sampai ke siku ketika tayammum adalah wajib diqiyaskan dengan membasuh kedua tangan ketika berwudhuk. (Lihat Mughni al Muhtaj:1/99 dan al Mughni: 1/204)

7. Bagi ulama yang berpendapat bahawa solat sunat sebelum Solat Jumaat adalah sunat muakkad mengqiyaskan dengan solat sunat sebelum Zohor. Manakala sebilangan ulama lain di antaranya Ibnu Taimiyyah dan Ibnu Qayyim berpendapat bahaya ia adalah sunat (sunat mutlak bukannya sunat muakkad) mengqiyaskannya dengan solat sunat hari raya yang tidak ada solat sunat (muakkad) sebelum solat tersebut. ((Al Fatawa: 24/194)

8. Sesetengah ulama bermazhab Hanafi mengqiyaskan air yang banyak yang tidak terjejas apabila jatuh najis ke dalamnya dengan air laut dari segi banyaknya. (al Mushili, al Ikhtiyar: 1/14)

9. Para ulama bermazhab Hambali mengharuskan ganti dengan memberi makanan sebagai kaffarat bunuh (yang tidak sengaja), kerana mengqiyaskannya dengan kaffarat zihar dan kaffarat jimak pada siang hari Ramadhan (Al Mughni: 8/97)

10. Menurut Imam Ahmad dalam satu riwayat daripadanya, dibasuh setiap benda yang terkena najis sebanyak tujuh kali, salah satunya dengan air tanah, kerana beliau mengqiyaskannya dengan sesuatu yang terkena najis anjing atau babi (Al Mughni: 1/54-55)

11. Menurut Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, diwajibkan berdiri sekadar yang termampu bagi sesiapa yang tidak mampu berdiri dengan sempurna ketika solat samada kerana ketakutan atau kerana atap hendak roboh diqiyaskan dengan hukum berdiri seorang yang bongkok. (Al Mughni: 2/144)

12. Imam Malik berpendapat, diharuskan melewatkan solat bagi mereka yang ketiadaan air diqiyaskan dengan seorang perempuan yang kedatangan haid yang diharuskan melewatkan solatnya (al Mughni: 1/250)

13. Imam Abu Hanifah dan Imam asy Syafie berpendapat, sah tayammum bagi seorang yang berhadas besar dengan niat mengangkat hadas kecil diqiyaskan dengan sahnya wudhuk selepas membuang air kecil atau besar (walaupun tanpa niat untuk mengerjakan solat). (Al Mughni: 1/267)

14. Imam Malik membolehkan qadha’ solat malam yang terluput, iaitu dikerjakannya selepas terbit fajar sebelum solat Subuh diqiyaskan dengan solat witir. Tetapi ini adalah salah satu pendapat Imam Malik berhubung dengan masalah ini. (al Mughni:2/120)

15. Imam Abu Hanifah, Ath Thauri dan Al Auza’ie membolehkan lewat solat bagi mereka yang tidak menemui air dan tanah sehinggalah menemuinya, kemudian mengqadha’nya diqiyaskan dengan melewatkan puasa bagi wanita yang kedatangan haid (Al Mughni: 1/267)

Ini hanya sebahagian kecil daripada sebilangan besar persoalan ibadah yang dikeluarkan hukumnya berdasarkan kaedah qiyas. Qiyas ini adalah ijtihad dan pandangan. Oleh itu, sesiapa yang melarang menggunakan qiyas di dalam ibadah secara mutlaq, maka pendapatnya tidak dapat diterima sebagaimana yang dinyatakan tadi.

Ibnu Umar radiyaLlahu anhu berpendapat, solat Sunah Dhuha tidak digalakkan di dalam syariat Islam melainkan bagi mereka yang tiba dalam permusafiran. Beliau hanya mengerjakannya ketika tiba di Masjid Quba. Ini diriwayatkan oleh Al Bukhari daripada Mauriq katanya :
“Aku pernah bertanya kepada Ibnu Umar RadiyaLlahu ‘anhu.” Adakah kamu bersolat Dhuha? Beliau menjawab “Tidak”, Aku bertanya lagi “Adakah Umar mengerjakannya?” Beliau menjawab “Tidak”. Aku bertanya lagi ” Abu Bakar?” Jawabnya: “Tidak” Aku bertanya lagi: “RasuluLLah sallaLLahu ‘alaihi wasallam?” Jawabnya “Aku tidak pasti”.

Menurut al Hafiz Ibnu Hajar al Asqolani:

“Sebab tawaqqufnya Ibnu Umar pada masalah itu kerana beliau pernah mendengar daripada orang lain bahawa RasuluLlah sallaLlahu ‘alaihi wasallam pernah mengerjakannya tetapi beliau tidak begitu mempercayai perkara itu daripada seorang yang menyebut kepadanya.”.

Maka, beliau menganggap solat Dhuha adalah di antara bid’ah yang baik sepertimana yang diriwayatkan oleh Mujahid daripada beliau (Ibnu Umar).

Menurut Al A’raj:

“Aku pernah bertanya Ibnu Umar berkenaan Solat Sunah Dhuha? Beliau menjawab: “Ia adalah bid’ah dan sebaik-baik bid’ah”

. (Fath al Bari: 3/52)

Sepertimana yang telah dinyatakan daripada Ibnu Umar tadi, membuktikan bahawa perkara-perkara yang baharu diwujudkan dalam ibadah memang berlaku dan diakui oleh pada sahabat RadiyaLlahu ‘anhum sendiri.

4. Adakah contoh para salafussoleh yang menyambut maulidul Rasul ?

Prof Dr Ali Jum’ah iaitu Mufti Mesir menjawab begini :
Telah menjadi kebolehan (keharusan) dan tradisi di kalangan salafussoleh sejak abad ke 4 dan ke 5 merayakan peringatan maulid nabi sallaLlahu ‘alaihi wasallam yang agung. Mereka menghidupkan malam maulid dengan pelbagai ketaatan dan ibadah pendekatan kepada Allah seperti memberi makan fakir miskin, membaca al Quran, berzikir, melantunkan puisi-puisi dan puji-pujian tentang rasuluLlah. Hal ini ditegaskan oleh sebilangan ulama seperti : Al Hafizh Ibnu Jauzi, Al Hafizh Ibnu Katsir, Al Hafizh Ibnu Dihyah, al Hafizh Al Hebatusi, Al Hafizh Ibnu Hajar dan Penutup Huffazh (para penghafaz hadith dalam jumlah yang sangat banyak) Jalaluddin Al Suyuthi.

5. Ulamak lain yang membenarkan ?

Dalam kitab al Madkhal, Ibnu Hajj menjelaskan dengan panjang lebar tentang keutamaan yang berkaitan dengan perayaan ini dan dia mengemukakan huraian penuh manfaat yang membuat lapang hati orang yang beriman.

Imam Jalaluddin al Suyuthi dalam bukunya ‘Husnul Maqshid fi Amalil Maulid’ memberikan penjelasan tentang Maulid Nabi sallaLlahu ‘alaihi wasallam :

Menurutku, bahawa hukum dasar kegiatan maulid yang berupa berkumpulnya orang-orang yang banyak, membaca beberapa ayat-ayat al Quran, menyampaikan khabar-khabar yang diriwayatkan tentang awal perjalanan hidup Nabi sallaLlahu ‘alaihi wasallam dan tanda-tanda kebesaran yang terjadi pada waktu kelahiran Baginda, kemudian dihidangkan makanan untuk mereka dan emreka pun makan bersama, lalu mereka pun berangkat pulang, tanpa ada tambahan kegiatan lain. Adalah termasuk bid’ah hasanah dan diberikan pahala bagi orang yang melakukannya. Imam para hafizh Abu Fadhl Ibnu Hajar telah menjelaskan dasar hukumnya sunnah.

Imam Abu Syamah berkata :
Suatu hal yang baik ialah apa yang dibuat pada tiap-tiap tahun bersetuju dengan hari maulud Nabi Muhammad sallaLlahu ‘alaihi wasallam memberi sedekah, membuat kebajikan, maka hal itu selain berbuat baik bagi fakir miskin, juga mengingatkan kita untuk mengasihi junjungan kita Nabi Muhammad sallaLlahu ‘alaihi wasallam membesarkan beliau, dan syukur kepada Tuhan atas kurniaanNya, yang telah mengirim seorang Rasul yang dirasulkan untuk kebahagiaan seluruh makhluk
(I’anatut Tholibin, juzu’ III, halaman 364) – Imam Abu Syamah adalah seorang ulamak besar Mazhab Syafie dan merupakan guru kepada Imam An Nawawi.

Ya Allah jadikanlah kami senantiasa menyintai Nabi Muhammad sallaLLahu ‘alaihi wasallam

Sumber rujukan :

1. Prof Dr Ali Jum’ah, Penjelasan Terhadap Masalah-masalah KhilafiahAl Bayan – Al Qawin li Tashbih Ba’dhi al Mafahim, .2008, Penerbitan Dar Hakamah, Selangor

2. K.H Sirajuddin Abbas, 40 Masalah Agama, Pustaka Aman Press, Kelantan, Malaysia

3. As Shiekh al Hafiz Abu al Fadl AbduLlah al Siddiq al Ghumari, Makna Sebenar Bid’ah Satu Penjelasan Rapi, Cetakan 2007, Middle East Global (M) Sdn. Bhd, Selangor.

4. Dr Abd Malik Abd Rahman As Sa’adi, Salah Faham Terhadap Bid’ah, al Bid’ah fi al mafhum al islami ad daqiq, Darul Nu’man, 2002, Kuala Lumpur

AJL 26

Assalamualaikum dan salam sejahtera.

 

Terlebih dahulu aku nk ucapkan tahniah kepada Hafiz diatas anugerah vokal terbaik dan menjuarai anugerah juara lagu yang ke 26.

IMG_2910

 

dalam keadaan x nak pergi ke AJL semalam, tetiba last minute pergi hehe…memang x bajet pun nk pergi maklum la penat baru balik dari melaka pun x habis lagi, tambah plak dapat berita yang menyedihakan dengan pemergiaan nya anak buah kawan dan ibu tersayang kawan aku dalam hari yang sama…siapa sangkakan sekelip mata je semua ini berlaku.

entah macamana tetiba lak nak pergi, kul 7 ptg baru decide nak pergi, tu yang dapat tix level 4 tuh, tapi x pa la dapat gak tengok hehe, tapi x sia2 la pergi, kerana hafiz menang.

IMG_2912 

 

terjumpa lak ngn kak aza masa kat sana masa aku sampai tu, sempat la snap pic ngn kak aza nih hehe.

IMG_2904

 

nak begambar ngn najwa x dapat, bergambar ngn pic dia je la….

IMG_2902

 

terjumpa lak dengan kak busu n kak nad, penyokong kuat Hafiz nih kat depan stadium semalam, jauh kak nad datang semata2 nak bagi support kat hafiz nih.

IMG_2917

 

IMG_2921

 

ramainya manusia dalam stadium nih hehehe…ni la view dari level 4. tinggi rasanya dok kat atas ni, tgk orang kat bawah kecil je…

IMG_2926

 

Apapun persembahan semalam best2 belaka, nak2 plak masa Alyah nyanyi, memang terbaik lah….yang lain ok la malas nk komen lebih2 hehe..apa2 pun tahniah la kepada pemenang yang lain seperti faizal tahir, jac, shiela Amzah, ning baizura dan Alyah.

ramai yang kata hafiz paling selekeh malam semalam kan, tapi bagi aku suara dan penghayatan lirik tu lagi penting kot, sebab ni anugerah juara lagu, bukannya anugerah pakaian paling cantik, pakai cantik2 pun x menang nk wat apa kan…so kena faham gak la konsep dia ya….

Bila masanya sudah tiba…..

Assalamualaikum.

 

Al-fatihah untuk Allahyarhamah Adik Aishah Armani yang telah menghembuskan nafasnya yang terakhir pada 29 jan 2012 pada jam 12.45 tgh di usianya 2 bulan.

Al-Fatihah

Siapa adik Aishah Amani nih? adik aishah ni adalah anak buah kepada aina, kawan sekerja ngn aku.

Allahyarhamah adik aishah baru berusia 2 bulan, dah menghidapi penyakit leukimia, maaf gambar x dapat nak di paparkan kerana sedih bila melihatnya.

sebegitu besar ujian Allah swt berikan kepada adik aishah dan kepada kedua ibubapa Allahyarhamah.

Ini semua kententuan illahi, kita sebagai hamba ni hanya mampu berusaha sedaya upaya untuk menyelamatkan nyawa nya, tetapi Allah lebih menyanyanginya. Apa2 pun kita doakan agar rohnya dicucuri rahmat, dan sudah pasti syurga Allah swt menanti kehadiran Adik AIshah Amani.

Jenazah adik aishah selamat di semadikan di perkuburan islam gombak.

Ini lah dikatakan apabila masa nya sudah tiba, x siapapun mampu merubahnya.

Salam Takziah kepada keluarga Allahyarhamah Adik Aisah.

Selamat Pengantin Baru :)

Assalamulaikum

Nak ucap selamat pengantin baru kat kedua mempelai nih

IMG_2890

 

semoga mereka berdua ni kekal berbahagia selalu dan di panjangkan umur, di murahkan rezeki, dan di cepatkan dapat zuriat…

IMG_2897

 

Tahniah aku ucapkan kepada mereka berdua nih…

IMG_2891

Teringin nak sambung study…

Assalamualaikum…

study

teringat zaman2 aku study dulu best sangat, terasa ingin sambung study balik, bila tengok kawan2 aku yang sambung study semuanya dah habis dah, cuma aku je yang malas nak sambung hehe. Study nih kalau x minat susah gak, lain la kalau minat kan?

Tapi bila di fikirkan balik elok juga aku sambung study, demi ingin mencapai cita2 aku yang belum tercapai lagi nih, usia bukan penghalang untuk aku sambung study, tetapi bila di fikirkan balik, dah terlambat kot lau aku nk sambung study…bila di lihat dari segi faktor2 tertentu.

entah la aku pun x tau nk wat keputusan, banyak perkara yang harus aku fikirkan…biar la takdir yang menentukan segalanya, sekiranya aku ada rezeki insyaAllah aku akan sambung juga study nanti, cuma cepat atau lambat aku belum pasti lagi, tunggu je la masa tu akan tiba nanti.

kalau aku nk sambung pun, biarlah aku sambung study di malaysia je la, x perlu la aku pergi jauh2 kerana di malaysia pun hampir sama je ngn luar negara skop pembelajaran nya. walauapapun yang terjadi biarlah di malaysia, bukan di luar malaysia.

study_techniques

bila di ingatkan kembali, rasa rugi lak dulu masa aku study aku x tumpu betul2 pada study aku, bila skunk baru la aku nk sedar, tapi tu semua dah berlalu aku harus menerima dengan tabah, bersyukur apa yang aku ada skunk, biar la x banyak, janji sekadar cukup orang kata.

kalau study tinggi pun kalau x berhasil xda guna nya jugakan? lau study tinggi dan memberi hasil yang bagus ok la, lau yang sebalik nya tu yang x mau, so sekarang impian aku untuk sambung study tu aku tangguh dahulu, sekarang ni masa tuk aku tumpukan pada kerja, macam aku cakap tadi la, lau ada rezeki lebih insyaAllah aku akan sambung jua…kerana ilmu di dunia tidak akan habis tuk di pelajari…

Rasulullah SAW Membela Umatnya

 

Di padang mahsyar orang yang mula-mula berusaha ialah nabi Ibrahim as. Baginda bergantung dengan asap Arsy yang naik lalu menyeru: “TuhanKu dan Penguasaku! Aku adalah khalilMu Ibrahim. Kasihanilah kedudukanku pada hari ini! Aku tidak meminta kejayaan Ishak dan anakku pada hari ini.”

Allah Taala berfirman: “Wahai Ibrahim! Adakah kamu melihat Kekasih mengazab kekasihnya.”

Nabi Musa as datang. Baginda bergantung dengan asap Arsy yang naik lalu menyeru: “KalamMu. Aku tidak meminta kepadaMu melainkan diriku. Aku tidak meminta saudaraku Harun. Selamatkanlah aku dari kacau bilau Jahanam!”

Isa as datang di dalam keadaan menangis. Baginda bergantung dengan Arsy lalu menyeru: “Tuhanku... Penguasaku.. Penciptaku! Isa roh Allah. Aku tidak meminta melainkan diriku. Selamatkanlah aku dari kacau bilau Jahanam!”

Suara jeritan dan tangisan semakin kuat. Nabi Muhammad SAW menyeru: “Tuhanku.. Penguasaku Penghuluku.... !Aku tidak meminta untuk diriku. Sesungguhnya aku meminta untuk umatku dariMu!”

Ketika itu juga, neraka Jahanam berseru: “Siapakah yang memberi syafaat kepada umatnya?”

Neraka pula berseru: “Wahai Tuhanku... Penguasaku dan Penghuluku! Selamatkanlah Muhammad dan umatnya dari seksaannya! Selamatkanlah mereka dari kepanasanku, bara apiku, penyeksaanku dan azabku! Sesungguhnya mereka adalah umat yang lemah. Mereka tidak akan sabar dengan penyeksaan.”

Malaikat Zabaniah menolaknya sehingga terdampar di kiri Arsy. Neraka sujud di hadapan Tuhannya.

Allah Taala berfirman: “Di mana matahari?”   Maka,  matahari dibawa mengadap Allah Taala. Ia berhenti di hadapan Allah Taala.

Allah Taala berfirman kepadanya: “Kamu! Kamu telah memerintahkan hambaKu untuk sujud kepada kamu?”

Matahari menjawab. “Tuhanku! Maha Suci diriMu! Bagaimana aku harus memerintahkan mereka berbuat demikian sedangkan aku adalah hamba yang halus?”

Allah Taala berfirman: “Aku percaya!”

Allah Taala telah menambahkan cahaya dan kepanasannya sebanyak 70 kali ganda. Ia telah dihampirkan dengan kepala makhluk.”

Ibnu Abbas r.h. berkata: “Peluh manusia bertiti dan sehingga mereka berenang di dalamnya. Otak-otak kepala mereka menggeleggak seperti periuk yang sedang panas. Perut mereka menjadi seperti jalan yang sempit.

Air mata mengalir seperti air mengalir. Suara ratap umat-umat manusia semakin kuat.

Nabi Muhammad SAW lebih-lebih lagi sedih. Air matanya telah hilang dan kering dari pipinya. Sekali, baginda SAW sujud di hadapan Arsy dan sekali lagi, baginda SAW rukuk untuk memberi syafaat bagi umatnya.

Para Nabi melihat keluh kesah dan tangisannya. Mereka berkata: “Maha Suci Allah! Hamba yang paling dimuliakan Allah Taala ini begitu mengambil berat, hal keadaan umatnya.

Daripada Thabit Al-Bani, daripada Usman Am Nahari berkata: “Pada suatu hari Nabi SAW menemui Fatimah Az-Zahara’ r.h. Baginda SAW dapati, dia sedang menangis.”

Baginda SAW bersabda: “Permata hatiku! Apa yang menyebabkan dirimu menangis?”

Fatimah menjawab: “Aku teringat akan firman Allah Taala.”

“Dan, kami akan mehimpunkan, maka Kami tidak akan mengkhianati walau seorang daripada mereka.”
Lalu Nabi SAW pun menangis. Baginda SAW bersabda: “Wahai permata hatiku! Sesungguhnya, aku teringat akan hari yang terlalu dahsyat. Umatku telah dikumpulkan pada hari kiamat dikelilingi dengan perasaan dahaga dan telanjang. Mereka memikul dosa mereka di atas belakang mereka. Air mata mereka mengalir di pipi.”

Fatimah r.h. berkata: “Wahai bapaku! Apakah wanita tidak merasa malu terhadap lelaki?”

Baginda SAW menjawab: “Wahai Fatimah! Sesungguhnya, hari itu, setiap orang akan sibuk dengan untung nasib dirinya. Adapun aku telah mendengar Firman Allah Taala:” Bagi setiap orang dari mereka, di hari itu atau satu utusan yang melalaikan dia.

( Abasa: 37)

Fatimah ra. bertanya: “Di mana aku hendak mendapatkanmu di hari kiamat nanti, wahai bapaku?”

Baginda SAW menjawab: “Kamu akan menjumpaiku di sebuah telaga ketika aku sedang memberi minum umatku.”

Fatimah r.h. bertanya lagi: “Sekiranya aku dapati kamu tiada di telaga?”

Baginda SAW bersabda: “Kamu akan menjumpaiku di  atas Sirat sambil dikelilingi para Nabi. Aku akan menyeru: “Tuhan Kesejahteraan! Tuhan Kesejahteraan! Para malaikat akan menyambut: “Aamiin.”

Ketika itu juga, terdengar seruan dari arah Allah Taala lalu berfirman: “Nescaya akan mengikuti kata-katanya pada apa yang kamu sembah.”

Setiap umat akan berkumpul dengan sesuatu yang mereka sembah. Ketika itu juga, neraka Jahanam melebarkan tengkuknya lalu menangkap mereka sebagaimana burung mematuk kacang.

Apabila seruan dari tengah Arsy kedengaran, maka manusia yang menyembahNya datang beriring. Sebahagian daripada orang yang berdiri di situ berkata: “Kami adalah umat Muhammad SAW!”

Allah Taala berfirman kepada mereka: “Mengapa kamu tidak mengikuti orang yang kamu sembah?”

Mereka berkata: “Kami tidak menyembah melainkan Tuhan Kami. Dan, kami tidak menyembah selainNya.”

Mereka ditanya lagi: “Kami mengenali Tuhan kamu?”

Mereka menjawab: “Maha Suci diriNya! Tiada yang kami kenali selainNya.”

Apabila ahli neraka dimasukkan ke dalamnya untuk diazab, umat Muhammad SAW mendengar bunyi pukulan dan jeritan penghuni neraka. Lalu malaikat Zabaniah mencela mereka. Mereka berkata: “Marilah kita pergi meminta syafaat kepada Muhammad SAW!”

Manusia berpecah kepada tiga kumpulan.
1.  Kumpulan orang tua yang menjerit-jerit.
2.  Kumpulan pemuda.
3.  Wanita yang bersendirian mengelilingi mimbar-mimbar.

Mimbar para Nabi didirikan di atas kawasan lapang ketika kiamat. Mereka semua berminat terhadap mimbar Nabi Muhammad SAW. Mimbar Nabi Muhammad SAW terletak berhampiran dengan tempat berlaku kiamat. Ia juga merupakan mimbar yang paling baik, besar dan cantik. Nabi adam as dan isterinya Hawa berada di bawah mimbar Nabi SAW.

Hawa melihat ke arah mereka lalu berkata: “Wahai Adam! Ramai dari zuriatmu dari umat Muhammad SAW serta cantik wajah mereka. Mereka menyeru: “Di mana Muhammad?”

Mereka berkata: “Kami adalah umat Muhammad SAW. Semua umat telah mengiringi apa yang mereka sembah. Hanya tinggal kami sahaja. Matahari di atas kepala kami. Ia telah membakar kami. Neraka pula, cahaya juga telah membakar kami. Timbangan semakin berat. Oleh itu tolonglah kami agar memohon kepada Allah Taala untuk menghisab kami dengan segera! Sama ada kami akan pergi ke syurga atau neraka.”

Nabi Adam as berkata: “Pergilah kamu dariku! Sesungguhnya aku sibuk dengan dosa-dosaku. Aku mendengar firman Allah Taala: Dan dosa Adam terhadap Tuhannya kerana lalai. Mereka pergi berjumpa nabi Nuh as yang telah berumur, umur yang panjang dan sangat sabar. Mereka menghampirinya. Apabila nabi Nuh as melihat mereka, dia berdiri.

Pengikut (umat Nabi Muhammad SAW) berkata: “Wahai datuk kami, Nuh! Tolonglah kami terhadap Tuhan kami agar Dia dapat memisahkan di antara kami dan mengutuskan kami dari ahli syurga ke syurga dan ahli neraka ke neraka.”
Nabi Nuh as berkata: “Sesungguhnya, aku sibuk dengan kesalahanku. Aku pernah mendoakan agar kaumku dimusnahkan. Aku malu dengan Tuhanku. Pergilah kamu berjumpa Ibrahim kekasih Allah Taala! Mintalah kepadanya agar menolong kamu!”

Nabi Ibrahim as berkata: “Sesungguhnya aku pernah berbohong di dalam usiaku sebanyak tiga pembohongan di dalam Islam. Aku takut dengan Tuhanku. Pergilah kamu berjumpa Musa as! Mintalah pertolongan darinya!”

Nabi Musa as berkata: “Aku sibuk dengan kesalahanku. Aku pernah membunuh seorang jiwa tanpa hak. Aku membunuhnya bukan dari kemahuanku sendiri. Aku dapati dia melampaui batas terhadap seorang lelaki Islam. Aku ingin memukulnya. Aku terperanjat kerana menyakitinya lalu menumbuk lelaki tersebut. Ia jatuh lalu mati. Aku takut terhadap tuntutan dosaku. Pergilah kamu berjumpa Isa as!”

Mereka pergi berjumpa nabi Isa a.s. Nabi Isa a.s. berkata: “Sesungguhnya Allah Taala telah melaknat orang-orang Kristian. Mereka telah mengambil aku, ibuku sebagai dua Tuhan selain Allah Taala. Hari ini, aku malu untuk bertanya kepadaNya mengenai ibuku Mariam.”

Mariam, Asiah, Khadijah dan Fatimah Az-Zahra’ sedang duduk. Ketika Mariam melihat umat Nabi Muhammad SAW dia berkata: “Ini umat Nabi Muhammad SAW. Mereka telah sesat dari Nabi mereka.”

Suara Mariam, telah didengari oleh Nabi Muhammad SAW Nabi Adam a.s. berkata kepada nabi Muhammad SAW. “Ini umatmu, wahai Muhammad! Mereka berkeliling mencarimu untuk meminta syafaat kepada Allah Taala.”

Nabi Muhammad SAW menjerit dari atas mimbar lalu bersabda: “Marilah kepadaku, wahai umatku! Wahai sesiapa yang beriman dan tidak melihatku. Aku tidak pernah lari dari kamu melainkan aku sentiasa memohon kepada Allah Taala untukmu!”

Umat Nabi Muhammad SAW berkumpul di sisinya.

Terdengar suara seruan: “Wahai Adam! Ke marilah kepada Tuhanmu!” Nabi Adam as berkata: “Wahai Muhammad! Tuhanku telah memanggilku. Moga-moga Dia akan meminta kepadaku.”

Nabi Adam as pergi menemui Allah Taala. Allah Taala berfirman kepadanya: “Wahai Adam! Bangunlah dan hantarkan anak-anakmu ke neraka!”

Nabi Adam as bertanya: “Berapa ramai untukku kirimkan?”

Allah Taala berfirman: Setiap seribu lelaki kamu hantarkan seorang ke syurga, 999 orang ke neraka.”

Allah Taala berfirman lagi:
“Wahai Adam! Sekiranya Aku tidak melaknat orang yang berdusta dan Aku haramkan pembohongan, nescaya Aku akan mengasihi anakmu keseluruhannya. Akan, tetapi, Aku telah janjikan syurga bagi orang yang mentaatiKu Neraka pula bagi orang yang menderhakaiKu Aku tidak akan memungkiri janji Wahai Adam! Berhentilah di sisi Mizan (timbangan). Sesiapa yang mempunyai berat pada kebaikannya daripada dosanya walaupun seberat biji sawi, bawalah dia untuk memasuki syurga tanpa perlu berunding denganKu! Sesungguhnya Aku telah menjadikan bagi mereka, satu kejahatan dengan satu dosa. Manakala satu kebaikan dengan sepuluh pahala agar memberitahu mereka bahawa, sesungguhnya Aku tidak akan memasukkan mereka ke dalam neraka melainkan setiap yang kembali akan  dikembalikan dengan dosa bagi orang yang melampaui batas.”

Nabi Adam as berkata: “Tuhanku! Penguasaku! Engkau lebih utama bagi menghisab berbanding aku. Hamba itu adalah hambaMu dan Engkau Maha Mengetahui sesuatu yang ghaib!”

KHUTBAH TERAKHIR NABI MUHAMMAD S.A.W.

 

Khutbah ini disampaikan pada 9hb Zulhijjah

Tahun 10 Hijriyang di Lembah Uranah, Gunung Arafah

Wahai manusia, dengarlah baik-baik apa yang hendak kukatakan, Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini. Oleh itu dengarlah deign telti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir disini pada hari ini.

Wahai manusia, sepertimana kamu menganggap bulan ini dan Kota ini sebagai suci, maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak. Janganlah kamu sakiti sesiapapun agar orang lain tidak menyakiti kami lagi. Ingatlah bahawa sesungguhnya, kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti membuat perhitungan diatas segala amalan kamu. Allah telah mengharamkan riba, oleh itu segala urusan yang melibatkan riba dibatalkan sekarang.

Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar, maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikuti dalam perkara-perkara kecil.

Wahai Manusia Sebagaimana kamu mempunyai hak atas isteri kamu mereka juga mempunyai hak di atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan hak mereka keatas kamu, maka mereka, juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam Susana kasih saying. Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik dan berlemah-lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai kedalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

Wahai Manusia, dengarlah bersungguh-sungguh kata-katku ini, sembahlah Allah, dirikanlah sembahyang lima kali sehari, berpuasalah di bulan Ramadhan, dan tunaikankanlah zakat dari harta kekayaan kamu.Kerjakanlah Ibadah Haji sekiranya kamu mampu. Ketahui bahawa setiap Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain. Kamu semua adalah sama; tidak seorang pun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam Taqwa dan beramal saleh.

Ingatlah, bahawa, kamu akan menghadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggung jawabkan diatas segala apa yang telah kamu kerjakan. Oleh itu Awasilah agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaaku.

Wahai Manusia, tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan ada lain agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah aku sampaikan kepada kamu. Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya, necaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah ALQURAN dan SUNNAHKU.

Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku, menyampaikan pula kepada orang lain. Semoga yang terakhir lebih memahami kata-kataku dari mereka yang terus mendengar dariku. Saksikanlah Ya Allah, bahawasanya telah aku sampaikan risalahMu kepada hamba-hambaMU.

WASIAT RASULULLAH S.A.W.

“Telah bersabda Rasullah s.a.w. Jibrail sentiasa mengharap-harapkan akan menjadi manusia kerana tujuh perkara iaitu, sembahyang yang lima berimam, duduk bersama ulamak-ulamak, menziarah orang sakit, menghantar jenazah, memberi air minum, mendamaikan diantara dua orang bermusuh-musuhan dan memuliakan jiran serta anak-anak yatim. Maka bersungguh-sungguhlah engkau diatas perkara tersebut”.

Telah bersabda Rasullah s.a.w. beramallah engkau dengan lurus hati kerana Allah. Bahawasanya Allah Ta’ala tidak akan menerima melainkan orang yang lurus hatinya. Allah Ta’ala telah berfirman yang bermaksud;

“Barang siapa mengharap untuk berjumpa dengan Tuhanya maka hendaklah

Dia beramal yang baik den janganlah mempersekutukan Tuhan dengan apa

Juga pun”.

Thanks To Siti Nor Hajar Hamid

Assalamualaikum…

Entry ni aku dedicate kepada Saudari Siti Nor Hajar Hamid, terlebih dahulu aku nk ucap ribuan terima kasih kepada beliau, kenapa aku berterima kasih kepada beliau????

nak tau erk, kenapa? ok la sebab ni….

 

400268_352696651410552_100000106609584_1489469_929589035_n

sebelum ni memang aku x perasan yang beliau ada post header ni kat wall fb My Life Story nih, malam tu aku luangkan masa tuk tengok2 wall tu, dan aku terjumpa pic nih, apa yang boleh aku kata hajar ni seorang yang rajin, sudi buat header kat blog nih, cantik….

aku hargai apa yang beliau lakukan, dan sorry sangat2 coz aku baru perasan pic nih, so sebagai tanda balas balik jasa beliau, entry ni aku dedicate khas tuk beliau…hehehe

Apapun, terima kasih kerana selalu berkunjung keblog nih, dan selalu juga berkunjung ke fb blog nih….kpd yang lain pun aku berterima kasih juga ya kerana sudi datang dan tinggal jejak disini….

kala tahlil bergema

kala tahlil bergema
teralun penuh syahdu
hadiah khusus
dari sahabat handai
dari jiran tetangga
dari saudara keluarga
buat yang sudah pergi
tinggalkan dunia fana
mengadap sang pencipta
tuju alam kekal abadi
alam tiada mati
kala tahlil bergema
hati jadi sayu
terkenang saat tawa ria
saat suka duka
saat menghirup manis dunia
hati bertambah sayu
kala terlihat titisan jernih
airmata si anak kecil
yang masih di usia hijau
mengejutkan si ayah
agar bangun dari perbaringan
si anak tiada mengerti
ayahnya sudah tidur
buat selamanya
kala tahlil bergema
insafi diri sejenak
mungkin esok lusa
pasti jua menyusul
mati itu pasti

Kenangan Terindah...

Assalamualaikum dan Salam Sejahtera.

Setiap orang pasti ada kenangan terindah kan? sama juga seperti aku, aku banyak kenangan terindah yang x dapat aku lupakan sehingga hari ini.

kalau aku ingin nyatakan disini, mahu panjang berjela, tetapi apa yang aku dapat katakan disini, kenangan terindah itu semua nya tersemat di hati aku, kerana itu semua hanya kenangan tinggal kenangan.

InsyaAllah kenangan aku bersama mereka sebelum ini, akan aku abadi kan hingga akhir hayat aku...

AL-FATIHAH aku sedekah kan kepada orang yang aku sayang, Allahyarham Adikku yg tersayang, Allahyarham Atok aku, Allharyarham Neneknda ku yang amat aku sayangi, Allahyarham Abang Nik, Ayah angakat aku, yang ku sanjungi, Allahyarhamah Neneknda2 angkat ku, Allahyarham kawan baik aku syed abd aziz, allahyarhamah Nurul Hafiza kawan baik aku juga, dan ramai lagi, yang x dapat aku sebutkan disini,

semoga roh mereka di tempatkan di kalangan orang2 yang beriman serta aman di sana Amin....

Kenangan yang telah terbina ini lah yang paling aku x dapat di lupai sampai bila2...

Lagi Broga Hill..

aAssalamualaikum dan salam sejahtera.

Memandangkan aku x dapat balik kampung cuti raya cina yang lepas, so aku luangkan masa di KL je la, dengan pergi kenduri kahwin kawan baik aku di tanjung karang 22 hb yang lepas, dan date tu juga sepupu aku kahwin, tapi aku x dapat nk pergi yang sepupu aku, coz dia wat majlis di kelantan…mmm sedih pun ada la juga, tambah2 lagi 23 hb tu majlis tahlil arwah bapa angkat aku, pun aku x dapay nk pergi…

IMG_2874

so nk hilangkn bosan aku, aku penuh kn masa aku dengan mendaki bukit Broga buat kali kedua, entah la aku pun x tau knp aku suka pada aktiviti2 seperti ini, dah macam hobi aku dah, lagi pun aktiviti ini juga untuk kesihatan badan kita juga kan, dah lama x bersenam so sekali sekala kena la bersenam….ada la juga peluh tu keluarkan???

IMG_2868

seperti biasa la, aku selalu pergi kesana, last minute planning, sebab x dapat nak tido selepas balik dari tanjung karang tuh, sbb last minute planning yang selalu menjadi, aku pergi bertiga je ngn kawan aku, ak selalu pun x pergi ramai2, terpulang pada kawan aku la yang mana nak ikut, so ikut je la hehehe, tiada paksaan.

plan nya nk daki pukul 6.30 pagi, tapi biasala kan janji melayu, hehe kul 7 pagi baru kitaorang gerak ke sana, dalam 7.30 dah sampai sana , dan mula naik kul 7.40 dan kul 9 baru kitaorang turun balik….

IMG_2869

Alhamdulillah, cuaca masa aku pergi tu elok je, cuma jalan je la licin sikit, mungkin malam tu hujan kot kat sana, sebab jalan masih basah lagi…Alhamdulillah semua nya selamat, perjalanan pun lancar…

Terasa segar je bila sampai ke puncak, tenang je fikiran, sejuk mata memandang kehijauan hutan….mungkin di puncak sesuai untuk release tension….so bagi korang yang belum pernah lagi naik ke sana, sila la, sekali seumur hidup pun x pa la, coz view di atas sangat la cantik bagi aku la, dan dapat melihat  ciptaan Allah swt yang sangat menarik.

IMG_2881

ini saja yang aku ingin kongsikan disini ya, kasihan blog aku dah 4 hari x di update….banyak lagi entry yang aku nk share, tunggu la masa aku rajin sikit ya hehehe, terima kasih kerana sudi datang betandang ke blog aku nih…

IMG_2886

InsyaAllah ada masa kita bertemu kembali ya……Assalamualaikum.

Lagi Berita tentang Allahyarham Izwan Pilus

Assalamualaikum….

Al-Fatihah untuk Allahyarham Izwan Pilus, semoga rohnya aman di sana amin.

 

Al-Fatihah untuk Allahyarham Izwan Pilus

Assalamualaikum…

selamat petang semua, semoga berada dalam keadaan sihat ….

hari ini kita digemparkan dengan berita penyanyi muda Izwan Pilus yang mana telah menghembuskan nafas yang terakhir sekitar jam 6.15 ptg tadi, berita ini dapat dari adiknya sendiri Aril AF7 di twitter.

Capture

Masa tidak pernah menunggu kita, bila masa sudah sampai akhirnya kita pergi jua, dari tanah kita datang ke tanah jua kita kembali, dari Allah swt kita dipinjam dan kepada Allah jua la kita kembali, sebab apa Allahyarham Izwan Pilus pergi, tidak dapat di ketahui lagi.

Sakit itu adalah nak dijadikan penyebab, yang sebenarnya masa Allahyarham sudah tiba, Allah swt lebih menyanyanginya…itu la dikatakan ajal, maut di tangan tuhan tidak siapa pun yang tahu.

Apa2pun sama2 la kita sedekahkan Al-Fatihah ke atas roh Allahyarham Izwan Pilus semoga roh nya aman dan tenang di sana serta di tempatkan dikalangan orang2 yang beriman…amin.

Kepada yang masih bernafas lagi, teruskan perjuangan anda, perbanyakkan amal ibadat, semoga kita pulang ke sana bukan dengan tangan kosong.

Salam Takziah buat keluarga Allhayarham, semoga tabah menghadapi dugaan ini semua ya…jangan tangisi pemergian nya….

Allahyarham Izwan Pilus dalam kenangan

vab9z

Assalamualaikum….

Syukur...Alhamdulillah.

Assalamualaikum...

Salam jumaat kepada korang semua, semoga hari penghulu segala hari ini memberi lebih makna dan keberkatan dalam hidup kita semua.


Alhamdulillah, syukur kehadrat illahi kerana masih lagi peluang kepada aku untuk terus bernafas dan sihat tubuh badan...

apa yang aku nk kongsikan ngn korang semua adalah didalam kehidupan kita ni penuh dengan warna warni, sehingga kita x dapat nak beza warna mana yang cantik dan warna mana yang x cantik, maksud aku disini adalah hidup kita ni ada yang baik dan ada yang buruk, tetapi yang buruk tu kurang, insyaAllah, dan baik itu yang banyak Alhamdulillah...

kita da lama hidup dimuka bumi Allah ni, tetapi banyak mana kita bersyukur padaNya?? bila kita mendapat musibah baru la kita mahu ingat  kan kepada yang Maha Kuasa....x kata orang lain la, kekadang aku pun sama gak, memang lumrah hidup kita, kalau x buat kesilapan itu x sah di katakan....

Pengelaman dan pengajaran yang banyak membantu aku untuk memperbaiki balik segala kesilapan yang telah aku lakukan selama ini, bila kita enjoy kita da x sedar dah, dan bila Allah beri tanda atau ujian baru la kita sedar kan???

Mungkinkah mimpi yang aku perolehi itu adalah satu petanda dari Allah swt?? kalau betul itu adalah petanda...masyaAllah x dapat aku nk bayangkan betapa seksa nya aku rasa....

Aku bersyukur kehadrat illahi, kerana menyedarkan aku sebelum terlambat...itu la kehidupan kitakan??? aku x tau nk cakap apa lagi, apa yang aku boleh katakan disini, Allah Maha Besar, Allah Maha Berkuasa dan Allah Maha Mengetahui segala2nya....

Sebelum terlambat, aku mohon ampun dan maaf sekiranya ada aku terkasar bahasa selama aku berblog ini k...insyaAllah panjang umur murah rezeki akan aku teruskan berblog k...Assalamualaikum :)

Kelebihan orang-orang miskin yang bersabar ..

Abul Laits As-Samarqandi meriwayatkan dengan sanadnya daripada Anas bin Malik r.a, bahawa beliau berkata: “Orang-orang fakir mengutuskan utusan mereka kepada Nabi Muhammad s.a.w. Maka berkata utusan itu: “Wahai Rasulullah, saya adalah utusan fakir kepadamu.” Jawab Nabi Muhammad s.a.w.: “Selamat datang kepadamu dan kepada orang-orang yang mengutuskanmu, engkau datang daripada orang-orang yang dicintai Allah s.w.t.”

Lalu utusan itu berkata: “Wahai Rasulullah, orang-orang miskin berkata: “Bahawa orang-orang kaya telah memboloti semua kebaikan, mereka dapat menunaikan haji dan kami tidak, mereka memberikan sedekah sedang kami tidak dan jika sakit mereka dapat mengirim wang untuk tabungan mereka.”

Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Sampaikan kepada orang fakir daripadaku, bahawa sesiapa yang sabar daripada kamu dan mengharapkan pahala daripada Allah s.w.t, maka ia akan mendapat tiga kelebihan yang tidak boleh didapati oleh orang-orang yang kaya iaitu:

1. Di dalam syurga (kelak) ada kamar dari yaqut yang merah, penghuni syurga melihat tempat itu seperti melihat bintang di langit semasa di dunia, tidak dapat masuk ke tempat itu kecuali Nabi yang fakir atau orang yang mati syahid yang fakir atau seorang mukmin yang fakir.

2. Orang fakir yang (kelak dapat) memasuki syurga (lebih awal) sebelum orang kaya dengan kadar setengah hari, iaitu kira-kira lima ratus tahun. Mereka bersuka-suka dengan bebas di dalamnya. Dan Nabi Sulaiman bin Daud a.s. akan memasuki syurga sesudah nabi-nabi yang lain memasukinya kira-kira empat puluh tahun disebabkan oleh kerajaan yang diberikan Allah s.w.t. kepadanya (Nabi Sulaiman ialah nabi yang diberikan kekayaan dan kekuasaan di dunia).

3. Jika orang fakir membaca:Subhaballah walhamdulillah walaa ilaha illalah wallahu akbardengan tulus ikhlas; dan orang kaya juga turut membaca kalimah itu, maka orang kaya itu tidak dapat mengejar (pahala) orang fakir meskipun ditambah dengan sedekah sepuluh ribu dirham. Demikian jugalah amal-amal kebaikan yang lain (yang dilakukan oleh si fakir).

Wallahua’lam.

Islam itu indah…

Hargai lah mereka

Assalamualaikum dan salam sejahtera.

Hargai lah mereka selagi mereka masih bernyawa, jaga la mereka, hormati lah mereka, jangan sampai terlambat, kerana apabila terlambat menyesal pun tidak guna lagi, bila mereka dah tiada, menangis keluar air mata darah sekalipun, mereka tetap x akan kembali.

semasa mereka masih hidup, jangan lah kita abaikan tanggungjawab kita kepada mereka, kita harus jaga kebajikan mereka seperti mana mereka menjaga kebajikkan kepada kita selama ini. Jangan la kita berasa tinggi diri bila mencapai kejayaan yang kita kecapi, ingat lah bukan kerana mereka, kita belum tentu lagi berjaya…dan jangan la kita lupa diri, ingat mana asal usul kita.

jangan bila kita dah kaya raya dan kita punyai kuasa, kita lupa akan tanggungjawab kita, kita jadi seorang yang sombong, bongkak dan berlagak dengan semua orang, pentingkan diri sendiri dan buat apa saja yang kita suka tanpa endahkan nasihat dan teguran dari mereka, kita jadikan mereka seperti sampah yang x berguna lagi, bagi kita mereka sangat lah hina di pandangan kita, dan tidak mahu mengaku bahawa mereka adalah ahli keluarga kita, jangan sama sekali, kita menjadi manusia seperti ini.

Ingatlah kita perolehi kesenangan, kebahagian dan kejayaan adalah semuanya datang hasil dari doa mereka seorang ibu dan seorang ayah yang mahu melihat anaknya sentiasa berjaya dan hidup senang, dan juga jangan lupa juga kepada Allah swt, kerana dengan pertolongan Allah lah kita dapat merasai semua ini…..

Hargai lah mereka, sanjungi lah mereka selagi nyawa mereka dikandung badan, dan ingat lah mereka sekarang tidak lagi muda seperti dulu, mereka sekarang sedang menghitung hari dan usia sahaja, kalau kita terus abaikan mereka sehingga la mereka sudah tiada, menyesal tidak berguna lagi…..mereka yang di maksudkan adalah ibu dan bapa, yang mana telah banyak bekorban masa dan wang ringgit bagi menyara hidup kita dan menjadikan manusia yang berguna….

Perihal Kubur dan Mayat...

kubur2

 

Perbuatan mencucuk kubur dibenarkan syarak, jika tidak bertujuan menghina mayat, tapi untuk mengenal pasti samada kubur itu ada mayat atau tidak...


- Caranya mencucuk tanah itu dengan seumpama batang ke dalam tanah sekadar sekaki atau sehasta...


- Bila dicucuk, jika tanah itu lembut, maka ternyata ada mayat didalamnya... Jika keras, menunjukkan disitu tiada pernah diguna untuk menanam mayat, kerana tanah yang tidak digali, susunannya amat    kemas dan kukuh...


- Jika tengah menggali, sampai dipertengahan penggalian, terjumpa tulang manusia, maka wajib kambus semula dengan tanah asal itu...


- Melainkan ada telah sempurna penggalian itu, baru terjumpa tulang manusia dalam timbunan tanah, maka letak tulang itu ditepi kubur, dan harus menanam mayat baru...


- Meracun rumput dikawasan perkuburan dilarang syarak, melainkan ada padanya, seperti menyukarkan orang ramai dari masuk ke kawasan kubur, mendatangkan mudharat, seperti ada ular dan    haiwan lain yang membahayakan...


- Jangan mencabut pokok yang tumbuh di atas kubur, kerana pokok itu hidup dan sentiasa bertasbih kepada Allah, dan mayat didalamnya mendapat rahmat Allah SWT...


- Boleh tanam pohon-pohon renek diatas kubur...


- Jangan tanam pokok yang bila besar nanti menjadi besar yang memakan ruang di kawasan kubur... Melainkan pokok besar itu tumbuh dengan sendiri, dan sudah besar, maka tidak wajib gali dan buang pokok itu...

 

*sumber dari fb, sekadar perkongsian bersama.

Terima Kasih Diucapkan…

Assalamualaikum dan salam sejahtera.

Terima kasih ini aku tuju kepada korang semua, kenapa? sebab korang sudi datang singgah kat blog aku, sudi baca entry aku, sudi follow aku dan sebagainya…dan aku juga nk minta maaf ngn korang semua kerana aku x sempat nk melawat blog2 korang, kasihan kat korang…InsyaAllah ada masa nanti aku akn melawat k….

banyak dah aku dapat feedback dari blogger lain tentang blog aku nih, alhamdulillah, terima kasih kerana bagi pandangan dan pendapat ya…memang blog aku simple mimple, sebab tuan punya blog ni pun simple, hehe, aku lebih suka simple dan kemas, sebab nanti x serabut mata aku nk melihat kan, biala ia simple dan tersusun sedap sikit mata memandangkan hehehe…

seperti yang aku cakap sebelum ni la, semua blogger sebenarnya hebat, ada bakat masing2, so x perlu la, nk takut n fikir, yang blog korang x hebat….ingat ya, x semestinya blog hebat itu hebat, kadangkala blog yang kurang hebat ni sebenarnya lagi hebat…percaya la…so belajar la percaya pada diri sendiri dan yakin pada diri sendiri…

akhir sekali, aku nak ucap jutaan terima kasih kepada korang semua ya, aku bukan la sombong, dan bukan nya aku malas, tapi aku kesuntukkan masa, kerana aku masa aku sekarang ni terhad, so aku dahulukan perkara2 yang penting dulu ya, jangan la kecik hati ngn aku k, sedih aku nanti…..

7 Cara Mengecilkan Perut Buncit

perut-buncit

 

Bagaimana cara mengecilkan perut yang buncit? Apakah ada tips mengecilkan perut secara alami? Memiliki perut gendut memang bukan hal yang patut dibanggakan. Selain tak sedap dipandang, kondisi ini juga bisa merusak penampilan. Timbunan lemak yang berlebihan di bagian perut nyatanya bisa menghambat fungsi hati sebagai penyaring racun dalam darah.

Dengan kondisi ini membuat sistem sirkulasi tubuh tidak berjalan normal dan menjadi pemicu timbulnya berbagai masalah kesehatan, seperti kadar kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi.

Sebagian besar perut menggelembung alias buncit disebabkan oleh faktor dasar yaitu diet dan gaya hidup. Berikut ini beberapa cara untuk menghilangkan perut buncit baik pada pria maupun wanita, cekidot :

1. Minum air
Jika kepenuhan perut disebabkan oleh penyimpanan air, Anda sebenarnya dapat mengurangi masalah tersebut dengan minum air lebih banyak. Hal ini akan mencairkan konsentrasi sodium dalam tubuh sehingga meningkatkan jumlah air yang keluar dari sistem. Minum lebih banyak air juga menjamin fungsi empedu efektif untuk mengeluarkan produk sampah. Jangan merubah konsumsi air saat diet karena banyak bahan yang sulit dicerna dan dapat menyebabkan perut menggelembung.

2. Makan perlahan-lahan
Hindari makan cepat, karena ketika Anda menelan terlalu cepat, setidaknya udara tertahan dalam usus dan membentuk gas yang dapat memicu penggelembungan perut. Selalu duduk saat makan dan kunyah makan secara perlahan-lahan. Makanan yang tidak terkunyah menjadi bagian-bagian kecil tidak dapat dicerna dengan sempurna yang kemudian menghasilkan banyak gas yang menimbulkan penggelembungan.

3. Mengurangi konsumsi garam
Terlalu banyak garam dalam diet menambah ektra sodium terhadap cairan tubuh yang memperlambat mekanisme sehingga mendorong air keluar dari sel. Akibatnya perut terasa penuh dan menggelembung.

4. Konsumsi serat yang tepat
Serat adalah elemen penting dalam diet, tetapi untuk mengimbangi penyimpanan air yang menyebabkan penggelembungan, makanlah serat dalam buah-buahan seperti apel dan pear yang memiliki banyak kandungan air.

5. Awasi pengobatan
Perut yang mengembang adalah efek samping dari konsumsi obat. Aspirin kadang-kadang menyebabkan masalah perut yang memicu sembelit dan penggelembungan, termasuk pil kontrasepsi.

6. Hindari sembelit
Sembelit didefinisikan sebagai memiliki lebih sedikit dari tiga kali buang air besar dalam seminggu atau jika terlibat ketegangan. Sebagai akibat perut terasa menambah besar. Untuk merangsang isi perut, tingkatkan konsumsi serat dari buah-buahan dan sayuran, lakukan secara gradual untuk menghindari fermentasi dan produksi gas yang berlebihan.

7. Olahraga
Olahraga memang salah satu cara yang wajib ditempuh untuk menghilangkan si perut buncit. Olahraga akan membantu menggerakkan cairan dalam perut yang dapat menyebabkan perut besar dengan mendorongnya keluar dari jaringan dan masuk aliran darah dimana akan dilkeluarkan sebagai keringat atau dibawa ke empedu untuk dikeluarkan sebagai urine. Olahraga yang disarankan antara lain aerobik.

Wordless Wednesday #4

Do’a, Bacaan Al-Qur’an, Shadaqoh & Tahlil untuk Orang Mati

Apakah do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh itu pahalanya akan sampai kepada orang mati? Dalam hal ini ada segolongan yang yang berkata bahwa do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh tidak sampai pahalanya kepada orang mati dengan alasan dalilnya, sebagai berikut:

وَاَنْ لَيْسَ لِلْلاِءنْسنِ اِلاَّ مَاسَعَى

Dan tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dia kerjakan”. (QS An-Najm 53: 39)

Juga hadits Nabi MUhammad SAW:

اِذَامَاتَ ابْنُ ادَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ اِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَوْعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ اَوْوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْلَهُ

Apakah anak Adam mati, putuslah segala amal perbuatannya kecuali tiga perkara; shadaqoh jariyah, ilmu yang dimanfa’atkan, dan anak yang sholeh yang mendo’akan dia.

Mereka sepertinya, hanya secara letterlezk (harfiyah) memahami kedua dalil di atas, tanpa menghubungkan dengan dalil-dalil lain. Sehingga kesimpulan yang mereka ambil, do’a, bacaan Al-Qur’an, shadaqoh dan tahlil tidak berguna bagi orang mati. Pemahaman itu bertentangan dengan banyak ayat dan hadits Rasulullah SAW beberapa di antaranya :

وَالَّذِيْنَ جَاءُوْامِنْ بَعْدِ هِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَااغْفِرْلَنَا وَلاِءخْوَنِنَاالَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلاِءْيمن

Dan orang-orang yang datang setelah mereka, berkata: Yaa Tuhan kami, ampunilah kami dan ampunilah saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan beriman.” (QS Al-Hasyr 59: 10)

Dalam hal ini hubungan orang mu’min dengan orang mu’min tidak putus dari Dunia sampai Akherat.

وَاسْتَغْفِرْلِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنتِ

Dan mintalah engkau ampun (Muhammad) untuk dosamu dan dosa-dosa mu’min laki dan perempuan.” (QS Muhammad 47: 19)

سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِىَّ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَارَسُوْلَ اللهِ اِنَّ اُمِى مَاتَتْ افَيَنْفَعُهَا اِنْ تَصَدَّقْتَ عَنْهَا ؟ قَالَ نَعَمْ

Bertanya seorang laki-laki kepada Nabi SAW; Ya Rasulullah sesungguhnya ibu saya telah mati, apakah berguna bagi saya, seandainya saua bersedekah untuknya? Rasulullah menjawab; yaa berguna untuk ibumu.” (HR Abu Dawud).

Dan masih banyak pula dalil-dalil yang memperkuat bahwa orang mati masih mendapat manfa’at do’a perbuatan orang lain. Ayat ke 39 Surat An-Najm di atas juga dapat diambil maksud, bahwa secara umum yang menjadi hak seseorang adalah apa yang ia kerjakan, sehingga seseorang tidak menyandarkan kepada perbuatan orang, tetapi tidak berarti menghilangkan perbuatan seseorang untuk orang lain.

Di dalam Tafsir ath-Thobari jilid 9 juz 27 dijelaskan bahwa ayat tersebut diturunkan tatkala Walid ibnu Mughirah masuk Islam diejek oleh orang musyrik, dan orang musyrik tadi berkata; “Kalau engkau kembali kepada agama kami dan memberi uang kepada kami, kami yang menanggung siksaanmu di akherat”.

Maka Allah SWT menurunkan ayat di atas yang menunjukan bahwa seseorang tidak bisa menanggung dosa orang lain, bagi seseorang apa yang telah dikerjakan, bukan berarti menghilangkan pekerjaan seseorang untuk orang lain, seperti do’a kepada orang mati dan lain-lainnya.

Dalam Tafsir ath-Thobari juga dijelaskan, dari sahabat ibnu Abbas; bahwa ayat tersebut telah di-mansukh atau digantikan hukumnya:

عَنِ ابْنِى عَبَّاسٍ: قَوْلُهُ تَعَالى وَأَنْ لَيْسَ لِلاِءنْسنِ اِلاَّ مَا سَعَى فَأَنْزَلَ اللهُ بَعْدَ هذَا: وَالَّذِيْنَ أَمَنُوْاوَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِيَتُهُمْ بِاِءْيمنٍ أَلْحَقْنَابِهِمْ ذُرِيَتَهُمْ فَأَدْخَلَ اللهُ الأَبْنَاءَ بِصَلاَحِ اْلابَاءِاْلجَنَّةَ

Dari sahabat Ibnu Abbas dalam firman Allah SWT Tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dikerjakan, kemudian Allah menurunkan ayat surat At-Thuur; 21. “dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, kami pertemukan anak cucu mereka dengan mereka, maka Allah memasukkan anak kecil ke surga karena kebaikan orang tua.

Syaekhul Islam Al-Imam Ibnu Taimiyah dalam Kitab Majmu’ Fatawa jilid 24, berkata: “Orang yang berkata bahwa do’a tidak sampai kepada orang mati dan perbuatan baik, pahalanya tidak sampai kepada orang mati,mereka itu ahli bid’ah, sebab para ulama’ telah sepakat bahwa mayyit mendapat manfa’at dari do’a dan amal shaleh orang yang hidup.

Anak Asset ke Syurga atau Neraka?

Anak Asset ke Syurga atau Neraka?

Assalamualaikum,

Terdiam sekejap bila aku melihat dan mendengar ucapan ustaz don ni, sungguh menusuk di kalbu aku, apa yang di perkatakan oleh ustaz Don itu adalah benar belaka. Menitis air mata aku bila mendengar ucapan beliau, dan terdiam kaku memikir sejenak adakah aku seperti yang beliau maksud kan??? Alhamdulillah bila di fikir2kan balik, insyaAllah aku mampu tuk laksanakan itu.

Kalau korang tengok, tengok la betul2, hayati la setiap kata2 ustaz don itu, kalau korang nk menangis, menangis la, biar la air mata yang jatuh itu memberi satu kesedaran kepada kita, untuk mempertingkatkan lagi ilmu dalam hal tersebut, dan jangan bazir kan air mata kamu, yang hanya menangis semasa melihat video ini je, dan selepas itu korang kembali kepada normal.

betul apa yang di tuntut dalam islam, sepatutnya kita adalah seorang anak kepada kedua ibu bapa, haruslah punyai tanggungjawab untuk laksanakan kewajipan terhdap mereka, kerana ibu bapa kita telah memberi didikan yang penuh kepada kita, supaya menjadi seorang manusia yang bergguna, kepada mereka, bangsa, agama dan juga masyarakat.

adakah patut kita seorang anak, yang hanya mampu melihat jenazah ibu bapa kita di mandikan, dikafankan,di sembahyangkan oleh orang lain? jawapan dia ya, kita mampu kerana saat itu kita tidak tahu untuk melaksanakan semua itu, kerana masa kita di beri pendidikan tentang itu semua di sekolah dahulu, kita hanya belajar untuk lulus didalam peperiksaan sahaja bukan? tanpa kita fikir itu semua untuk kita guna di masa akan datang?  x perlu bangga dan x perlu gah dengan keputusan spm 8A, 10A, 17A, 21A kalau pendidikan asas kita pun x tau …jangan hebat di kertas, sebalik nya hebat lah di pandangan Allah swt.

aku x kata aku seorang yang hebat, malah aku rasa diri aku ni amat la hina sekali, amat lah jahil sekali, jika hal2 sedemikian kita remeh kan…x hebat kalau kita seorang arkitek, x hebat kalau kita doktor, x hebat kalau kita peguam, x hebat kalau kita guru dan sebgainya, kalau dalam didikan agama kita gagal dan x dapat tunaikan kehendaknya, ingat lah, kalau masa ibu bapa kita meninggal kita x dapat nak berbuat apa, nescaya la satu masa nanti, masa kita meninggal. anak kita juga akan buat apa yang kita buat sekarang, adakah kita happy? adakah kita rasa bangga punyai anak seperti ini????

kalau kita seorang yang kuat iman, berpegang pada ajaran islam insyaAllah, anak kita nanti akan mewarisi,….tetapi zaman sekarang anak yang seperti ini, boleh kita kira dengan jari,  berbanding dengan anak yang menderhaka kepada ibu bapa, dan anak yang langsung x ambil peduli kepada ibu bapanya….bukan aku nk kata suka2 tapi ini lah realiti, yang di katakan dunia akhir zaman.

seorang anak sanggup melihat ibubapanya menderita, sanggup hantar ibu bapa nya ke rumah2 orang tua, dan sanggup biarkan ibubapanya berada di kampung sendirian tanpa menjengguk dan sebagainya. malah boleh berkata ibu bapa menyusahkan mereka…..kalau ada la di sini anak seperti ini, aku nk ucapkan syabasss dan tahniah kerana anda berjaya membuat ibu bapa korang seperti itu…alangkah kejam nya korang kan???

kalau kita lihat la ya, kalau anak yang meninggal dunia, segala persiapan, semuanya diuruskan oleh bapa nya kan, tetapi kita sebagai anak kita dapat x buat macamana seorang bapa atau mak buatkan kepada anak2nya???

setakat ini saja yang dapat aku sampaikan, maaf jika aku ada tersilap kata atau sebagainya ya….nasihat aku kalau ada yang masih blm yakin dan x tahu langsung pasal urusan jenzah dan sebagainya, aku galak kan korang semua pg la ambil kursus atau belajar balik bagi korang ingat kembali ya….jangan pk orang lain , fikir la apa yang kita buat ni untuk keluarga kita sendiri, terutamanya bagi yang lelaki wajib kena tahu, kalau la korang seorang islam. kalau bukan xpa la nk wat camana kan?

pesanan terakhir jangan kesali dan tangisi apabila kedua ibubapa kita sudah tiada, kerana menyesal pun xda guna lagi…